Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2024

Erik: Pecat Pj.Bupati !! Alokasi HDDAP Kementan tidak jelas

Gambar
Lumajang- Masyarakat Transparansi Indonesia. 23 Juli 2024. Proyek Pengembangan Hortikultura di Daerah Kering (HDDAP) yang dikelola oleh Kementerian Pertanian siap berjalan mulai 2024 – 2028 dengan alokasi dana mencapai Rp 1,87 triliun. Kegiatan yang dibiayai oleh pinjaman Asian Development Bank (ADB) dan International Fund for Agricultural Development (IFAD) ini memiliki peluang besar untuk meningkatkan produktivitas, kualitas, dan rantai nilai produk hortikultura di Indonesia. “Kami melihat proyek ini sebagai peluang besar untuk meningkatkan produktivitas, kualitas, dan rantai nilai produk hortikultura di Indonesia. Tujuannya adalah agar produk hortikultura Indonesia lebih kompetitif di pasar global. Selain itu sambil memperkuat lembaga-lembaga petani dalam upaya meningkatkan posisi mereka dalam sistem yang berkelanjutan dan dapat dipercaya, “ ujar Direktur Jenderal Hortikultura, Prihasto Setyanto dalam ucapan tertulis, Jumat (3/11). Prihasto mengatakan, proyek HDDAP akan ...

Kementan Luncurkan Kawasan HDDAP 10.000 hektar di 13 Kabupaten diantaranya di Kabupaten Lumajang

Gambar
Petani Digital Revolusioner4.0 Lumajang, Jumat 17 Mei 2024 Dirilis ulang oleh Petani Digital Revolusioner4.0 dalam update berita Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Asian Development Bank (ADB) dan International Fund for Agricultural Development (IFAD) menggelar kick off pelaksanaan Horticulture Development in Dryland Areas Project (HDDAP) di kawasan Surabaya, Jawa Timur, Kamis, 16 Mei 2024. Direktur Jenderal (Dirjen) Hortikultura sekaligus Plt. Sekjen Kementan, Prihasto Setyanto mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan rangkaian kerja bersama dalam mengolah kawasan hortikultura terpadu di lahan kering seluas 10.000 hektar yang tersebar di 13 kabupaten dan 7 Provinsi Indonesia.   "Yang pasti kegiatan ini mengkonsolidasikan 10 ribu hektare lahan kering dan petani hortikultura secara berkelanjutan dalam wadah KEP (Kelembagaan Ekonomi Petani), terutama untuk menghasilkan produk hortikultura berkualitas sesuai kebutuhan domestik, industri, dan ekspor," ujar P...