IDM2022, Pintu SMESCO Untuk Bantu Scale Up Bisnis UMKM Lumajang


Jakarta, 22 September 2022, Masyarakat Transparansi Indonesia. Pemerintah terus berupaya mendorong percepatan digitalisasi para pelaku UMKM. Terbukti selama pandemi, jumlah pelaku usaha yang sudah onboarding bertambah hingga 12 juta. Sebelum pandemi, jumlah UMKM yang masuk dalam ekosistem digital baru mencapai 7 juta. Sehingga saat ini, pelaku usaha yang sudah onboarding telah mencapai 19 juta UMKM. Jumlah tersebut masih kurang 11 juta UMKM untuk mencapai target 30 juta UMKM onboarding pada 2024.

Sebagai salah satu Badan Layanan Umum di bawah Kementerian Koperasi dan UKM, Smesco Indonesia mendukung program digitalisasi UMKM yang tengah dilaksanakan secara massif oleh KemenkopUKM. Sebagai wujud nyata dukungan tersebut, Smesco akan menyelenggarakan sebuah acara yang diberi nama Indonesia Digital MeetUp 2022 (IDM22).

IDM22 merupakan event digitalisasi UKM terbesar yang diadakan untuk membantu UMKM masuk dan bertahan dalam tahapan ekosistem digital. Sedikitnya sudah 2.700 visitor yang mendaftarkan diri pada event yang akan dilaksanakan pada hari Kamis dan Jumat, 1-2 September 2022 dan bertempat di Smesco Indonesia Convention & Exhibition Hall, Jakarta.

Direktur Investigasi Masyarakat Transparansi Indonesia, Ery Abd Nasir Pelupessy, MH. L.iC yang sedang berada di Jakarta untuk menghadiri gelaran kegiatan itu, mengungkapkan IDM22 berisikan solusi-solusi digital untuk para UMKM yang merasa kesulitan dan bingung apa yang harus dilakukan setelah onboarding.

“Akselerasi digital terutama onboarding ini menjadi penting. Tapi kan, setelah onboarding itu apa? Ini yang mungkin menjadi penting dalam perhelatan Indonesia Digital MeetUp ini, bahwa kita perlu sekali untuk memberikan solusi yang tepat guna,” jelas Ery Pelupessy dalam siaran  persnya di Jakarta, Kamis (22/9/2022).

Ery Pelupessy menambahkan, perkembangan teknologi digitalisasi telah merubah sistem bisnis dan cara hidup masyarakat. Sehingga IDM22 menjadi event yang sangat diperlukan oleh masyarakat untuk saling bertukar informasi teknologi, serta berguna bagi UMKM Indonesia untuk mendapatkan tools dan ide bisnis terkini dalam mendukung keberlangsungan bisnis mereka.

“Saya yakin sekali event ini berguna untuk UMKM dan juga berguna untuk simpul-simpul (komunitas UMKM) yang sudah membawahi binaan-binaannya dari seluruh Indonesia. Dan saya harap ini bisa menjadi sukses,” tutup Ery.

IDM22 berisikan kegiatan Conference Day dan Exhibiton Day yang diperuntukkan bagi masyarakat dan pelaku UMKM di Indonesia. Hadir sebagai keynote speakers dalam pembukaan IDM22 ialah Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki dan Menteri BUMN Erick Thohir.

Conference Day akan diisi lebih dari 15 expert dalam dan luar negeri yang akan berbagi kesuksesan dan pengalaman mereka dalam mengembangkan platform bisnis digital. Beberapa nama expert tersebut ialah dr. Tirta selaku Influencer, Yaroslav Zhuliy dari MGID, Yudi Hamka selaku CTO MNC Grup, Akbar Alatas dari Haraka, dan Dewa Eka Prayoga dari Billionaire Store. Hingga saat ini, tercatat 1.500 visitor terdaftar sebagai peserta Conference Day.

Sementara itu di tempat yang sama, Drs. Nurwachit Ali Yusron, M. AP salah satu penggiat ekonomi terapan di Kabupaten Lumajang yang juga hadir sebagai undangan kegiatan SMESCO mengatakan bahwa “Event Exhibition Day yang sudah menjaring 2.700 visitor akan menjadi wadah dalam membuka jejaring dan peluang bisnis antar pelaku usaha dengan keterlibatan lebih dari 60 exhibitor pelaku startup, tools, platform, dan berbagai perusahaan yang mempunyai produk untuk meng-scale up dan mengembangkan usaha UMKM secara digital, mulai dari perusahaan SaaS, Makloon, Reseller/Dropshipper, Ad Network, hingga perdagangan aset Crypto”.

“Karena IDM22 merupakan extended version dari Bandung Digital Meetup, sebuah event yang menjadi titik kumpul dan diskusi digital enterpreuneur sejak tahun 2014 hingga 2018, gelaran IDM22 ini nantinya diharapkan dapat diselenggarakan setiap tahun dan memberikan dampak secara langsung bagi pelaku UMKM yang ada Indonesia dan Lumajang khususnya,” pungkas Nurwachit menutup pembicaraan. (xxx)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pendamping Desa Mengawal Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih, Mengawal Apa? Mengawal Dananya?

Menuju Koperasi Digital Berlisensi, Koperasi Desa Merah Putih Rojopolo Siap Tembus Pasar Global

Desa Rojopolo Siap Bertransformasi Menjadi Desa Digital