Topeng Mongkor Situbondo, Menggeliat Ditengah Pandemi


PERKUMPULAN MASYARAKAT TOPENG MONGKOR SITUBONDO

VISI

Aktif Melestarikan, Mengembangkan, serta Memasarkan Seni dan Budaya Tradisi secara Berkelanjutan


MISI

Mengkaji berbagai seni dan budaya tradisi Madura serta etnis lain, termasuk seni dan budaya pop dari luar Indonesia;

Melestarikan, mengembangkan dan mengkolaborasikan berbagai kreasi seni dan budaya dengan tetap mengusung tradisi Madura Pendalungan di Situbondo sebagai arus utama;

Memasarkan hasil kreasi seni dan budaya guna menjamin sustainabilitas pelestarian dan pengembangan sesuai minat masyarakat;

Mengapresiasi tokoh serta pihak-pihak yang terlibat dalam pelestarian dan pengembangan seni dan budaya tradisi Situbondo.


Perkumpulan Masyarakat Topeng Mongkor Situbondo ( PMTM Situbondo) merupakan sebuah institusi independen yang bergerak pada empat sektor utama: Pendidikan, Lingkungan, Ekonomi, Seni dan Budaya. Di sektor pendidikan, PMTM Situbondo memiliki kelompok penggiat kegiatan kesenian daerah Situbondo sebanyak 130 kumpulan seniman yang ada di Kabupaten Situbondo, tersebar di seluruh 17 kecamatan mulai Kecamatan Banyuputih sampai Kecamatan Banyuglugur. Pada lintas pendidikan informal, PMTM Situbondo juga bergerak di bidang pendidikan informal antara lain melalui Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) serta berbagai kursus keahlian, pencak silat tradisi dan UMKM seni seperti handy craft, barang antik dan pertanian yang bersinergi dengan Perhutani dalam tata kelola giat Agro Forestry


Menurut Hosnatun, Pendiri Perkumpupan Masyarakat Topeng Mongkor (PPTM) Situbondo, Menggeliatnya kesenian tradisi ini adapah sebagai wujud kepedulian dalam melestarikan budaya luhur dan khasanah seni tradisional Situbondo, PMTM Situbondo mendirikan Sanggar Seni dan Budaya Topeng Mongkor. Sanggar ini menaungi siswa/i dari sekolah-sekolah dan Universitas di Situbondo dan sekitarnya, termasuk masyarakat sekitar melalui berbagai kegiatan rutin berkesenian, pementasan, termasuk ajang kreasi seni dan budaya.

Di sektor ekonomi, PMTM Situbondo yang  berencana mendirikan beberapa Toko Sembako dan Alat Tulis/ Stasionery di Kabupaten Situbondo. PMTM Situbondo juga mendirikan Klinik Terapi Kesehatan Listrik dan UMKM obat obatan tradisional dalam bentuk jamu tradisional Situbondo, sebuah market interkoneksi tradisional swadaya pertama di Situbondo yang memberikan peluang berusaha bagi masyarakat petani agrobisnis lokal berekonomi lemah. Adapun di sektor lingkungan, PMTM Situbondo mengajak masyarakat lokal untuk melakukan investasi dengan cara menanam kayu keras. Berbekal dari pengalaman tersebut, cakupan semakin diperluas dengan kegiatan rehabilitasi tanah pertanian yang rusak akibat industri batu bata dan tambang liar dengan metode Agroforestry.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pendamping Desa Mengawal Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih, Mengawal Apa? Mengawal Dananya?

Menuju Koperasi Digital Berlisensi, Koperasi Desa Merah Putih Rojopolo Siap Tembus Pasar Global

Desa Rojopolo Siap Bertransformasi Menjadi Desa Digital