Pelebaran Jalan Burno Makan Korban

Lagi - lagi proyek galian tanah sepanjang jalan desa Burno menimbulkan korban pengendara motor yang melintas, Seperti yang dialami oleh NN (28) dan ATM (22) , pengguna jalan yang melintas di jalan desa Burno ke arah B29, terjatuh karena jalan aspal tersebut dipenuhi oleh tanah Dan pasir yang berserakan hingga membuat jalan licin , Senin (17/01/2022).
Menurut Ery Pelupessy, proyek pembangunan pelebaran jalan Senduro - Ranupane itu menelan biaya percepatan sebesar 22 milliar yang diambil dari Dana Alokasi Khusus Tahun Anggaran 2021, harapannya potensi wisata Ranupane yang berbasis agribisnis dapat serta merta terangkat. "Sampai hari ini progress kegiatannya ya seperti yang kita lihat,kami akan coba evaluasi perkembangan pembangunan pelebaran jalan ini" pungkas Direktur Investigasi Masyarakat Transparansi Indonesia ini.

Pada MTI, NN mengatakan jika dirinya baru melintas jalan tersebut karena ingin menengok rekannya yang sedang sakit di Desa Burno, " Saya baru kali ini melewati jalan ini dan saat masuk wilayah jalan menuju perumahan kampung desa Burno, dan memang sepanjang jalan sudah banyak mobil truk pengangkut semen, namun semakin kedalam kondisi jalan semakin parah, yang tadi nya hanya sebelah kanan yang licin tapi ini seluruh jalan licin akibat tanah dan pasir yang tercecer ,sehingga membuat motor saya terguling " Jelas NN.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pendamping Desa Mengawal Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih, Mengawal Apa? Mengawal Dananya?

Menuju Koperasi Digital Berlisensi, Koperasi Desa Merah Putih Rojopolo Siap Tembus Pasar Global

Desa Rojopolo Siap Bertransformasi Menjadi Desa Digital