SITUS SELO GENDING: Kirab Sesaji Seribu Takir dan Dupa Untuk Semeru


Sesajen merupakan sarana komunikasi masyarakat kepada kekuatan tertinggi yang telah memberi kehidupan dan yang menjadi pusat harapan atas berbagai keinginan positif masyarakat, dan atau sarana komunikasi masyarakat kepada kekuatan-kekuatan gaib yang menurut pemahaman masyarakat telah melindungi mereka selama ini.

Sesajen dapat berupa berbagai macam benda, namun umumnya berupa makanan. Sebagian sesajen berupa benda-benda khusus yang dipercaya disukai sang kekuatan tertinggi atau kekuatan gaib.

Menurut Direktur Investigasi MTI (Masyarakat Transparansi Indonesia) E A N Pelupessy, SH. MH. L.ic bahwa Pelaku penendang sesajen memang sudah ditangkap oleh Pihak Kepolisian Republik Indonesia, Bahkan sudah menyatakan permintaan maaf. Namun, untuk tindakan intoleran, proses hukum harus ditegakkan. Suku Tengger terus mengawal sampai diusut hingga Pengadilan Lumajang,

 Kegiatan Seribu Takir atau sesajen yang dilaksanakan pada tanggal 13 Februari 2022 ini nanti merupakan bentuk solidaritas dari kerukunan umat beragama yang terjadi secara spontanitas dilaksanakannya, bahwa apa yang terjadi sebelumnya pada bentuk provokasi dan agitasi individu oleh personal (penendang sajen) yang menganalogikan telah terjadi friksi antar umat beragama adalah tidak benar ungkap Ery di Lumajang kemarin (10/02/2022).

Taufik Hidayat, S.Pd yang menjabat sebagai Ketua Dewan Kesenian Jawa Timur, Jumat (11/02/2022) di Surabaya menyikapi hal itu (giat Seribu Sesajen/Takir dan Ruwat Semeru sebagai bentuk kegiatan solidaritas keagamaan yang cukup dapat menjawab opini masyarakat nasional. Taufik Monyong, panggilan akrab seniman yang juga host acara 'Gak Cuma Cangkruan-JTV' ini memberikan apresiasi positif terhadap acara tersebut dalam video pendek di tautan berikut .. taufik monyong

Mengutip pernyataan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kemendikbud. Ketua AKD (Asosiasi Kepala Desa) Kecamatan Senduro H. Farid Rahman Hermansyah, SE, Dalam upacara tradisi, sesajen, sesaji, sajen, sajian, semah, atau semahan adalah makanan dan benda lain (seperti bunga dan dupa) yang dipersembahkan dalam upacara bersaji, yaitu upacara yang dilakukan dengan tujuan berkomunikasi atau berinteraksi dengan makhluk gaib.

Acara yang akan digelar oleh Masyarakat Adat Nusantara Korwil se-Jawa dan Forum Pamong Kebudayaan, Jawa Timur tersebut, selain dilakukan kirab sesaji, juga dilakukan orasi budaya, ujub agung Mahameru (Doa Lintas Agama). Penyelenggara menyebutkan dalam poster tersebut digelar pukul 13.00 di Situs Selo Gending Desa Kandangan Kecamatan Senduro Kabupaten Lumajang dan dengan keakraban masyarakat setempat Desa Kandangan Senduro menjadi bukti bahwa kerukunan umat beragama di Senduro memang benar adanya, dikatakan demikian oleh Kepala Desa Kandangan H. Jumanan di Balai Desa Kandangan, Jumat (11/02/2022) (tori)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pendamping Desa Mengawal Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih, Mengawal Apa? Mengawal Dananya?

Menuju Koperasi Digital Berlisensi, Koperasi Desa Merah Putih Rojopolo Siap Tembus Pasar Global

Desa Rojopolo Siap Bertransformasi Menjadi Desa Digital