Launching Program Inisiasi pembaharuan kerja sama antara INKUD dan KARANG TARUNA Desa Rojopolo Kecamatan Jatiroto Kabupaten Lumajang


Koperasi Unit Desa (KUD) berperan penting dalam pembangunan perekonomian nasional. Di mana KUD menjadi penyokong aktivitas perdagangan khususnya di pedesaan. Namun di tengah pandemi Covid-19 seperti  saat ini, masyarakat kerap kesulitan untuk memulai usaha kecil. Oleh karenanya Induk KUD (INKUD) bekerja sama dengan agregator Karang Taruna Desa Rojopolo Ery Pelupessy telah meluncurkan program untuk mendukung eksistensi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Sebanyak 2.000 gudang KUD bakal digitalisasi sesuai program.

Kerja sama antara Direktur Utama INKUD Portasius Nggedi dan agregator KARANG TARUNA, Ery Abd Nasir Pelupessy SH, MH, LiC dimulai dari pulau Jawa. Acara peluncurannya sendiri bertempat di Kantor Kecamatan Jatiroto, Jatiroto pada tanggal 31 Mei 2017. Sebelum kerja sama ini, gudang KUD vakum dan sementara waktu disewakan. Oleh karena itu, INKUD dan KARANG TARUNA Desa Rojopolo melakukan uji coba untuk memanfaatkan gudang tersebut. Dengan melakukan konsultasi dan koordinasi terkait penempatan dan aset dengan Kepala Desa setempat dimana gudang KUD tersebut berada. "Sudah saya inventarisir dan bukukan administrasi gudang gudang KUD yang terbengkalai dan rusak, yang sedang kami push keabsahan dokumen pendukung untuk penggunaan dan revitalisasinya diantaranya ada di Desa Klmpok Arum, Dorogowok, Sumber Anyar dan Grati. Akhir tahun 2021 ini kami pastikan bisa dimulai pembahasan dan rekondisi gudang gudang tersebut agar dapat bermanfaat bagi masyarakat desa setempat" ujar Erik yang juga duduk sebagai Ketua Karang Taruna Desa Rojopolo di Lumajang, kemarin (Rabo, 08 Desember 2021).

Launching Program Inisiasi pembaharuan kerja sama antara INKUD dan KARANG TARUNA Desa Rojopolo Kecamatan Jatiroto Kabupaten Lumajang

Direktur Utama Unit Koperasi Induk Desa (Induk KUD) Portasius Nggedi mengatakan bahwa sebagian besar KUD di Indonesia banyak yang enggak sehat akibat pandemi. “Jumlah KUD se-Indonesia ada 9.436 KUD. Nah, kondisi sekarang KUD ya kita harus akui bahwa tidak semua KUD sehat, kurang lebih yang sehat 40 persen, sisanya 20 persennya setengah mati, dan lainnya seperti itu (tidak jelas kondisinya),” katanya pada saat acara peluncuran di KUD Tri Upoyo. Maka, INKUD dan agregator KARANG TARUNA membuat terobosan dengan mendigitalisasi gudang-gudang KUD untuk membantu warung warung kecil, UMKM, pengusaha millenial dan lainnya yang terutama berada dalam radius 10 km serta sekitarnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pendamping Desa Mengawal Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih, Mengawal Apa? Mengawal Dananya?

Menuju Koperasi Digital Berlisensi, Koperasi Desa Merah Putih Rojopolo Siap Tembus Pasar Global

Desa Rojopolo Siap Bertransformasi Menjadi Desa Digital